GEJALA DEMAM ATAU PANAS PADA ANAK-ANAK

Demam merupakan masalah yang sering menimpa anak-anak dan tidak sedikit membuat sebagai orang tua mudah panik sehingga langsung ke dokter anak dan berharap agar cepat sembuh.

Lalu apa sih demam itu?

Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh anak mencapai lebih dari 38C dan prosesnya terdiri dari 3 fase, yaitu

  1. menggigil sampai suhu tubuh mencapai puncaknya
  2. suhu menetap dan
  3. suhu menurun.

Demam juga merupakan mekanisme tubuh untuk melawan penyakit, karena suhu tubuh yang tinggi dapat membunuh virus (yang bisa meningkat jumlahnya pada suhu tubuh rendah). Jadi lebih baik tidak untuk mengobati demam ringan.

Bagaimana bisa timbul demam?

Peningkatan suhu tubuh ditimbulkan oleh beredarnya molekul kecil didalam tubuh kita yang disebut PIROGEN (zat pencetus panas). Zat ini juga berguna untuk mengerahkan sel darah putih ke lokasi infeksi dan terjadinya peningkatan pirogen ini bisa disebabkan karena;

  1. Infeksi atau

  2. Non Infeksi, seperti alergi, tumbuh gigi, keganasan, autoimun (adanya kesalahan “program” di dalam tubuh dimana organ tubuh kita disangka sebagai “musuh” dan diserang oleh sistem kekebalan tubuh kita sendiri) dan lain2.

Diantara kedua penyebab diatas, demam lebih sering disebabkan karena infeksi, bisa oleh bakteri atau virus, infeksi ini disebabkan oleh virus , terutama pada bayi dan anak . Jadi bisa disimpulkan bahwa demam bukanlah suatu penyakit, melainkan suatu gejala….dan gejala tidak akan hilang apabila penyebabnya tidak ditangani.

Makanya ketika anak diberikan obat penurun panas (tempra, panadol), dalam beberapa jam panasnya naik lagi, ini terjadi karena obat penurun panas tidak menyembuhkan penyakitnya. Lalu apa dong gunanya minum obat penurun panas? gunanya adalah supaya menurunkan suhu tubuh, agar suhu tubuh tidak terus meningkat dan supaya anak merasa nyaman (pain killer), tetapi bukan untuk menormalkan suhu tubuh!

Sekali lagi mohon di ingat – demam bukan penyakit – demam adalah gejala & yang terpenting – cari penyebabnya. Kalau penyebabnya infeksi virus seperti pilek atau flu, obatnya hanya waktu dan beberapa pegangan di bawah ini. Jangan berikan antibiotik karena antibiotik tidak dapat membunuh virus

Cara mengatasi demam

  • Minum banyak, karena demam dapat menimbulkan dehidrasi (baca “kerugian yg dapat terjadi karena demam”).

  • Kompres anak dengan air hangat. Kok bukan dengan air dingin? karena apabila diberi air dingin, otak kita akan menyangka bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikkan suhunya dengan cara menggigil sehingga memproduksi panas. Akibatnya suhu tubuh anak bukannya turun, melainkan tambah panas. Cara melakukan kompres: taruh anak di bath tub mandi dengan air hangat (30-32C) atau usapkan air hangat disekujur tubuh anak. Kalau anak menolak, duduk di bath tub beri mainan & ajak bermain.

  • Beri obat penurun panas, acetaminophen atau paracetamol seperti tempra, panadol, atau paracetol, tylenol, sesuai dosis. Kapan obat penurun panas diberikan? Bila suhu di atas 38.5C, atau bila anak uncomfortable. Sebaiknya jangan berikan obat demam apabila panasnya tidak terlalu tinggi (dibawah 38.5C).

Kerugian yang dapat terjadi karena demam

  1. Dehidrasi Tanda2nya: ubun2 cekung, kencingnya sedikit dan apabila punggung tangannya dicubit, kulitnya lambat kembali. Yang harus dilakukan: beri minum yang banyak, jus buah, es batu atau es krim. Apabila anak muntah atau diare, berikan oralit, pedialite, atau kalau sudah di atas usia 1 tahun tetapi tidak menyukai pedialit atau oralit, dapat diberikan pocari sweat atau gatorade (yang penting minuman yg mengandung elektrolit).

  2. Kejang Demam(Febrile convulsion) Jarang terjadi, terutama pada anak usia antara 6 bulan – 3 tahun. Tanda2nya: hilang kesadaran, kedua tangan kakinya bergerak dalam waktu yang sebentar (istilah nya kejang yg menyeluruh atau generalized, tidak hanya satu sisi saja atau tangan saja atau kaki saja), biasanya berlangsung beberapa detik dan tidak lebih dari 5 menit. Berbeda dgn kejang yg disebabkan epilepsi (kejang nya lama, tidak harus seluruh anggota tubuh yang mengalami kejang, dan setelah kejang tidak sadar) or radang otak akibat herpes simplex yg tanda2nya: hanya sebelah tangan kakinya yg bergerak dan terjadi dlm waktu lama, lebih dr 10 menit, dan setelah kejang pasien tidak sadar.

Walau nampak menakutkan, kejang demam umumnya tidak berbahaya, namun begitu apabila anak mengalami kejang, sebaiknya dibawa ke dokter. Ada obat yang dapat mengurangi kejangnya, seperti diazepam atau valium yang berguna untuk merelaksasi otot. Tapi harus diberikan ketika terjadi kejang, tidak berguna apabila diberikan sebelum atau sesudah kejang.

Prinsip dalam menangani demam

Dibawah ini merupakan hal-hal yang harus kita lakukan apabila anak demam

  • Cari tahu penyebab panasnya.

  • Jangan Panik! Umumnya demam tidak membahayakan jiwa.

  • Amati perilaku anak. Bila pada suhu tidak terlalu tinggi anak masih riang, aktif dan mau main, maka kita tidak perlu panik.

  • Jangan memberikan obat penurun panas bila demam tidak tinggi.

  • Mengetahui kapan harus cemas dan menghubungi dokter.

Kapan harus menghubungi dokter?

  • Bila bayi berusia kurang dr 3 bln dgn suhu tubuh mencapai 38C atau lebih.
  • Bila bayi berusia 3-6 bln dgn suhu tubuh mencapai 38.3C atau lebih.

  • Bila bayi & anak berusia lebih 6 bln dgn suhu tubuh mencapai 40C atau lebih.

  • Tidak mau minum/ telah mengalami dehidrasi.

  • Menangis terus menerus.

  • Tidur terus menerus.

  • Kejang

  • Sesak nafas, gelisah, muntah atau diare.

About RS Islam Sultan Agung

RS Islam Sultan Agung Jl. Raya Kaligawe Km. 4 Semarang 50112 Telp. 024-6580019 Fax. 024-6581928 Website : www.rsisultanagung.co.id E-mail : rs@rsisultanagung.co.id
This entry was posted in Artikel Kesehatan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to GEJALA DEMAM ATAU PANAS PADA ANAK-ANAK

  1. Selly says:

    Terimakasih atas info seputar Demam pada anak,sangat membantu sekali untuk di baca Dan bisa mengurangi rasa panik khususnya para ibu-ibu yang memiliki bayi atau balita,kebetulan saya juga punya balita usia 5 tahun.Sekali lagi terimakasih.

  2. mamaZidaneDarrel says:

    Terimakasih informasinya, sangat berguna dan membantu sekali, kebetulan anak saya sedang demam, setelah membaca tulisan ini, saya menjadi lebih tenang..

  3. davha says:

    terimakasih atas informasi nya ..
    sangat membantu waktu anak saya sakit .

  4. Rismayanti says:

    Terima kasih infonya sangat membantu sekali karena kebetulan anak saya sakit panas.
    Pada awalnya saya sangat panik dengan sakit panas anak saya, dan setelah membaca info ini saya lebih tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>